Jumat, 24 Agustus 2012

tugas KEWIRAUSAHAAN FAISHAL AMIN XII AK 2

-ANDAL


-Contoh RPL


































PENGERTIAN ANDAL DAN 
AMDAL
           ANDAL adalah analisis mengenai dampak lingkungan dari suatu proyek yang meliputi pekerjaan evaluasi dan pendugaan dampak proyek dari bangunannya, prosesnya maupun sistem dari proyek tersebut terhaap lingkungan dan kehidupan manusia
          AMDAL adalah hasil studi mengenai dampak suatu kegiatan yang direncanakan terhadap lingkungan hidup. Amdal tercakup tiga unsur kegiatan :
         ANDAL
         RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
-           RKL (Rencana Kelola Lingkungan
MAKSUD DIBUAT ANDAL
agar dapat diperkirakan apa yang akan terjadi dengan dilakukannya suatu kegiatan atau suatu proyek, sehingga nantinya dapat dilakukan tindakan yang perlu untuk menanggulangi atau mencegah kemungkinan timbulnya hal-hal atau dampak yang negatif terhdap lingkungan.
TUJUAN DIBUAT ANDAL
untuk membantu mencegah agar sumberdaya alam yang ada yang berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan proyek tersebut tidak rusak, begitu pula sekaligus lingkungan agar tidak rusak karena adanya pembangunan proyek tersebut.
LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN ANDAL
           Langkah pendahuluan yaitu menyusun tim peneliti, kemudian mempelajari peraturan dan peundang-undangan pemerintah baik di pusat maupun daerah, macam proyek dan lokasinya, serta mempelajari dokumen atau literatur yang bersangkutan dengan proyek yang akan dikembangkan
          Menyusun Rona lingkungan yaitu memulai studi lapangan diikuti dengan analisis laboratorium, yang dimulai dengan membuat metodologi, menetapkan lingkungan yang akan diteliti, menetapkan metode analisis
PENDUGAAN DAMPAK LINGKUNGAN
          Dampak positif dan negatif
          Bagaimana menilainya yang berkaitan dengan harga pasar :
         Didasarkan pada produktifitas atau harga pasar yaitu dengan menetapkan berdasarkan analisis biaya dan manfaat
         Didasarkan pada nilai barang pengganti yaitu dengan menggunakan harga barang pengganti atau bahan pembantu guna menilai barang dan jasa yang tidak memiliki harga
         Didasarkan pada hasil survei. Atas dasar survei dapat ditentukan preferensi konsumen dan kemudian untuk menentukan nilai barang dan jasa lingkungan. Dari survei dapat diketahui kesediaan orang untuk membayar atau kesediaan orang untuk menerima kompensasi atas adnya perubahan lingkungan.

2.BAGIAN 2

SIAPA BERANI COBA
1.apa yang anda ketahui mengenai modal usaha dan sumber-sumber modal usaha?
2.jelaskan perbedaan dari kebutuhan modal kerja dan modal investasi?
3.jelaskan pengertian dan maanfat dari modal investasi dan modal kerja?
4.sebutkan pengertian kredit serta fungsi dan manfaatnya!
5.bagaimanakah prosedur pengajuan permohonan kredit ke bank atau lembaga keuangan lainnya?

JAWABAN
1.-Modal adalah segala sumber daya hasil produksi yang tahan lama, yang dapat digunakan sebagai input produktif dalam proses produksi berikutnya
   -Sumber modal adalah tempat atau badan dimana kita bisa mendapatkan modal

2.-modal kerja adalah modal yang diperlukan untuk kegiatan sehari hari
   -modal investasi adalah jenis modal yang harus dikeluarkan pada awal usaha dan biasanya digunakan untuk janga panjang

3.-modal kerja adalah modal yang diperlukan untuk kegiatan sehari hari
   -modal investasi adalah jenis modal yang harus dikeluarkan pada awal usaha dan biasanya digunakan untuk janga panjang

4. Kredit merupakan suatu fasilitas keuangan yang memungkinkan seseorang atau badan usaha untuk meminjam uang untuk membeli produk dan membayarnya kembali dalam jangka waktu yang ditentukan.
Fungsi kredit
a.       Meningkatkan daya guna barang
b.      Meningkatkan daya guna uang
c.       Meningkatkan peredaran dan lalu lintas uang
d.      Menstabilkan moneter
e.      Meningkatkan kegairahan berusaha

Manfaat kredit
  • Modal awal untuk membangun sebuah usaha dari nol. Modal awal bisa membantu peminjam membiayai semua keperluan untuk membuka sebuah usaha.
  • Modal yang bisa disimpan sehingga bisa digunakan sewaktu –waktu ketika dibutuhkan. Dengan adanya modal simpanan, usaha bisa terus berjalan walaupun sedang mengalami krisis.
  • Bunga kredit hanya dikenakan pada uang yang sudah ditarik sehingga besarnya pembayaran kredit bisa diatur.
  • Pembayaran secara bertahap sehingga meringankan beban peminjam. Waktu pembayaran ditetapkan dan sudah tertulis di surat perjanjian.
  • Pembayaran ringan asal dibayar sebelum jatuh tempo karena setelah jatih tempo namun peminjam belum membayar maka akan dikenakan denda sesuai surat perjanjian.
  • Adanya surat perjanjian pinjaman sehingga peminjam tahu besarnya bunga yang harus dibayar dan tidak akan ada kejadian bunga kredit naik tanpa pemberitahuan.


5
Persiapan Awal yang Harus Dilakukan
Sebelum kita menuju ke sebuah lembaga keuangan atau bank  dimana kita akan mengajukan kredit usaha maka ada baiknya kita mempersiapkan beberapa hal sebagai berikut :
  • Membuat dan menyusun proposal untuk pengajuan kredit usaha
  • Mempersiapkan berbagai surat yang menyatakan legalitas usaha yang hendak didirikan serta berbagai persyaratan administrasi lainnya.
  • Surat-surat penting yang mendukung proses pengajuan kredit usaha seperti identitas diri, kartu keluarga, surat pengantar Kelurahan dan sebagainya.
  • Setelah seluruh persiapa dokumen ini selesai dilakukan maka kita bisa langsung mengajukan pinjaman dengan menyerahkan berbagai dokumen tersebut sebagai syarat yang harus dilengkapi.
Pengisian Formulir Pengajuan kredit Usaha
Ketika sudah menyerahkan berbagai dokumen sebagai syarat pengajuan kredit usaha maka langkah berikutnya yang harus kita lakukan adalah melakukan pengisian formulir pengajuan pinjaman. Namun kita tidak mengisi sendiri formulir ini melainkan petugas bank yang akan mengisikannya untuk kita sambil mewawancarai kita.
Yang biasanya diisikan pada formulir tersebut ada identitas pemohon pinjaman yaitu diri kita, profil perusahaan, pengalaman usaha yang kita miliki, daftar pengelola usaha beserta jumlah karyawan yang dimiliki, jenis dan produk yang dihasilkan oleh usaha serta bahan baku apa saja yang digunakan di dalam produksi usaha yang kita jalankan ini. Selain itu data lainnya seperti sistem pemasaran produk, omset usaha, kebutuhan dan perincian kredit usaha yang diinginkan dan jaminan yang diberikan juga merupakan hal yang akan ditanyakan di dalam wawancara tersebut
Setelah proses pengisian selesai maka kita wajib menandatangi formulir tersebut dan langsung menyerahkannya kembali kepada petugas yang nantinya akan segera memproses pengajuan kredit usaha kita ini.
Proses Survey Tahap Satu
Biasanya tidak memakan waktu yang lama akan ada proses survey yang harus kita lewati dimana ada petugas dari lembaga keuangan tempat kita mengajukan kredit usaha yang akan datang ke rumah kita. Pada proses pertama ini, petugas yang datang ke rumah akan kembali mencocokkan data dengan memberikan pertanyaan langsung kepada kita sesuai dengan yang pernah kita berikan kepada petugas pengisi formulir. Tujuan dari kunjungan survey ini adalah untuk mencocokkan kembali data yang kita jawab dengan data yang sudah tertulis di formulir.
Karena itu, data yang kita berikan ketika pengisian formulir permohonan kredit usaha adalah data yang sebenarnya agar ketika dilakukan pencocokan kembali maka data tersebut akan tetap sesuai dengan apa yang sudah pernah kita berikan.
Keberhasilan proses tahap pertama ini akan dinilai dari kecocokan data dan laporan kunjungan yang dilakukan oleh petugas yang akan datang beberapa kali ke tempat usaha kita untuk melihat langsung kegiatan yang terjadi di dalam usaha kita.
Proses Tahap Kedua
Pada proses ini pihak bank kembali akan melakukan analisa terhadap usaha kita untuk melihat kemampuan usaha yang kita jalankan untuk membayarkan pinjaman pada saat jatuh tempo serta mengukur seberapa besar kekayaan atau aset yang akan dibiayai oleh lembaga keuangan tersebut. Biasanya perhitungan akan dilakukan dengan melakukan penjumlahan dan perhitungan yang matang dimana total utang atau pinjaman yang kita ajukan harus sebanding dengan modal yang sudah dikeluarkan atau minimal aset usaha sejumlah nilai ajuan pinjaman. Selain itu, petugas akan menganalisa apakah pendapatan hasil usaha memiliki kemampuan untuk melakukan pembayaran pinjaman beserta dengan bunga yang akan dibebankan.
Keputusan Kredit Usaha Disetujui Atau Ditolak
Dari hasil survey, pendataan dan perhitungan yang matang barulah lembaga keuangan akan memberikan keputusan apakah akan menolak ajuan kredit usaha kita tersebut atau akan menyetujui pemberian kredit usaha kepada kita. Jika pada tahap ini lembaga keuangan menyetujui untuk memberikan pinjaman kepada kita maka lembaga keuangan tersebut akan mengeluarkan surat yang disebut dengan offering letter atau yang disebut juga sebagai surat persetujuan kredit bersyarat dari lembaga yang memberikan pinjaman.
Perjanjian Kredit
Jika kita menyetujui syarat pemberian kredit usaha yang telah ditetapkan oleh lembaga keuangan di dalam offering letter maka tahapan selanjutnya adalah kita akan masuk pada proses perjanjian kredit atau pengikatan perjanjian kredit usaha dimana berbagai ketentuan yang ditetapkan oleh lembaga keuangan tersebut kita setujui secara mutlak.
Proses Pencairan
Inilah yang paling ditunggu-tunggu oleh para pelaku usaha yang telah mengajukan kredit usaha. Setelah penandatanganan perjanjian kredit usaha maka kita akan memasuki tahap pencairan pinjaman yang akan dilakukan di lembaga keuangan itu sendiri. Ada lembaga keuangan yang langsung memberikan uang pinjaman dalam bentuk tunai sesuai dengan jumlah pinjaman yang kita ajukan, namun ada pula beberapa lembaga keuangan yang tidak memberikan pinjaman dalam bentuk uang melainkan langsung memberikan berbagai barang yang kita butuhkan dimana kita menyatakan hendak melakukan pinjaman untuk membeli barang tersebut.
Pengawasan
Karena kita melakukan pinjaman kepada pihak lembaga keuangan atau bank maka mereka berhak untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya usaha milik kita tersebut agar usaha yang kita jalankan mengalami peningkatan dan berkembangan ke arah yang lebih baik. Ini juga bertujuan agar usaha kita itu tetap mampu melakukan pembayaran pinjaman beserta bunga sesuai dengan yang telah tertulis di dalam perjanjian kredit usaha.
Pelunasan Pinjaman
Pelunasan pinjaman harus tetap kita lakukan sesuai yang telah ditentukan oleh lembaga keuangan yang telah memberikan pinjaman atau kredit usaha kepada kita. Karena itu, lakukan perhitungan dan penganggaran biaya yang matang setiap bulannya dari keuntungan usaha yang kita dapatkan.

BAGIAN 3

Peta Konsep
Modal adalah segala sumber daya hasil produksi yang tahan lama, yang dapat digunakan sebagai input produktif dalam proses produksi berikutnya
Jenis jenis modal usaha adalah modal investasi awal,modal kerja  dan modal operasional
modal investasi awal adalah jenis modal yang harus dikeluarkan pada awal usaha dan biasanya digunakan untuk janga panjang
modal kerja adalah modal yang diperlukan untuk kegiatan sehari hari
Jenis modal yang terakhir adalah modal operasional. Modal jenis ini adalah pengeluaran yang kita keluarkan untuk penggunaan-penggunaan operasional dalam menjalankan usaha
Sumber modal usaha dibedakan menjadi 2,yaitu sumber intern dan sumber ekstern
Modal yang berasal dari sumber intern adalah modal atau dana yang di bentuk atau dihasilkan sendiri di dalam perusahaan
Modal yang berasal dari sumber ekstern adalah sumber yang berasal dari luar perusahaan
Modal juga didapat dengan cara mengkredit melalui KIK ataupun KMKP